BerandaLirik Lagu IndonesiaLirik dan Makna Lagu Teh Hijau dari Tulus

Lirik dan Makna Lagu Teh Hijau dari Tulus

Tidak Ada Komentar

artiliriklagu.com – Teh Hijau merupakan lagu dari penyanyi asal Jakarta, Tulus, yang dirilis pada 30 Juni 2026. Lagu ini merupakan single terbaru dari Tulus setelah sukses besar dengan album Manusia yang diluncurkan tahun 2022.

Teh Hijau mengangkat tema tentang perasaan hampa dan kehilangan semangat dalam menjalani hidup. Lagu ini ditulis oleh Muhammad Tulus dan diproduseri oleh Yoseph Sitompul di bawah naungan label Tiga Dua 1. Berikut arti, makna, dan lirik lagu Teh Hijau dari Tulus.

Arti dan Makna Lagu Teh Hijau

Lirik lagu Teh Hijau dari Tulus menceritakan tentang ungkapan seseorang yang sedang kehilangan kemampuan untuk merasakan antusiasme dan kebahagiaan, termasuk untuk jatuh cinta.

Ia sudah mencoba berbagai cara seperti keluar rumah, mencari pengalaman baru, berolahraga, hingga membaca buku, tetapi semua saran itu belum mampu menghilangkan perasaan hampa yang ia rasakan.

Ia pun belajar menerima kehampaan sebagai bagian dari sebuah siklus hidup. Ia mulai memusatkan perhatian pada hal-hal kecil yang masih bisa dikendalikan, lalu memberi dirinya sendiri waktu untuk pulih.

Sebab tidak selamanya kita harus bahagia, produktif, atau siap mencintai seseorang. Ada kalanya kita cukup menjalani fase kosong itu dengan sabar, karena mungkin setelah melewatinya esok akan jadi lebih elok.

Lirik Lagu Tulus – Teh Hijau

[Verse]
Hari-hari berulang
Misteri lenyap senang
Ada saran kudengar
Lebih sering keluar ke alam
Saran lain kudengar
Cari hal asing yang menantang
Keluar dari benteng
Dari tempatmu yang sekarang

[Pre-Chorus]
Ada yang hilang dariku belakangan
Sedang tak mudah bertemu rasa senang
Sedang kucari yang jadi pencetusnya
Mungkin hilangnya atau siklus hidupku

[Chorus]
Mungkin aku sedang tak bisa
Tak bisa jatuh cinta
Membuka hati ‘tuk apapun, siapapun
Dan mungkin aku memang sedang tak bisa
Tak bisa jatuh cinta
Membuka hati ‘tuk apapun, siapapun

[Verse 2]
Tambah gerak tubuhmu
Baca buku yang baru
Ragam saran brilian
Yang belum kunjung jadi penawar

[Pre-Chorus]
Untuk yang hilang dariku belakangan
Sedang kucoba memahami alurnya
S’moga segera kutemukan jawaban
Tapi kini kurayakan hampa ini, oh

[Chorus]
Mungkin aku sedang tak bisa
Tak bisa jatuh cinta
Membuka hati ‘tuk apapun, siapapun
Dan mungkin aku memang sedang tak bisa
Tak bisa jatuh cinta
Membuka hati ‘tuk apapun, siapapun

[Bridge]
Kulihat mana di kendaliku
Teh hijau ini yang di tanganku
Di tengah seram sedih yang menghantamku, uh
Lepaskan, lepas kemurunganku
Hijau kembali jiwa gersangku
Ambillah sayang sebanyak waktu yang kau perlu

[Chorus]
Mungkin (Aku sedang tak bisa), aku sedang tak bisa
(Tak bisa jatuh cinta) Tak bisa jatuh cinta
(Membuka hati ‘tuk apapun, siapapun) Uuh
Dan mungkin aku sedang tak bisa
Tak bisa jatuh cinta
(Membuka hati ‘tuk apapun, siapapun) Aah

[Post-Chorus]
Tanpa itu, tanpanya
Apapun yang mungkin hilang itu (Sabar, sayang)
Mungkin ini siklusnya
Sudah garis jalannya
Esok, esok akan lebih elok

[Chorus]
Dan mungkin aku sedang tak bisa
Tak bisa jatuh cinta
Membuka hati ‘tuk apapun, siapapun
Dan mungkin aku sedang tak bisa
Tak bisa jatuh cinta
Membuka hati ‘tuk apapun, siapapun

[Outro]
Dan mungkin aku sedang tak bisa
Tak bisa jatuh cinta
(Apapun, siapapun)

Tinggalkan komentar

error: REWRITE/MODE ATM? TOLONG SERTAKAN SUMBER!!!
close