Beranda › Lirik Lagu Indonesia › Lirik dan Makna Lagu Museum Duka dari for Revenge, YB, Tepe

Lirik dan Makna Lagu Museum Duka dari for Revenge, YB, Tepe

Tidak Ada Komentar

artiliriklagu.com – Museum Duka merupakan lagu dari band asal Jakarta, for Revenge, yang dirilis pada 04 September 2026. Lagu ini menjadi kolaborasi mereka bersama Reza Oktovian dan Tepe yang berawal ketika tampil bersama membawakan Serana dan Penyangkalan dalam sebuah festival.

Museum Duka ditulis oleh Moch Boniex Nurwega, Reza Oktovian, dan Faisal Riant Sahputra di bawah naungan label Sony Music Entertainment. Berikut arti, makna, dan lirik lagu Museum Duka dari for Revenge, YB, Tepe.

Arti dan Makna Lagu Museum Duka

Lirik lagu Museum Duka dari for Revenge, YB, Tepe menceritakan tentang seseorang yang sedang menghadapi kehilangan setelah ditinggal oleh orang yang sangat berarti. Baginya kehilangan itu datang terlalu cepat dan tanpa persiapan sehingga menimbulkan rasa hampa yang begitu besar.

Di tengah keramaian dan hiruk-pikuk kehidupan, ia justru kembali mendengar nama sosok yang telah pergi, seolah kenangan tentangnya terus muncul tanpa bisa dihentikan. Langkah kakinya mungkin terus maju, tetapi separuh jiwanya mati, arah hidupnya kabur, dan rindunya menggantung.

Lirik Lagu for Revenge, YB, Tepe – Museum Duka

[Verse]
Di tengah riuh
Di sela gegap gempita yang beradu
Dan ingar bingar yang tak lekas meredup
Terulang lagi
Kudengar lagi
Nama yang kuyakini menunggu

[Pre-Chorus]
Meski takkan terjawab
Kalimat yang belum lengkap
Ini terlalu cepat
Aku tak pernah siap

[Chorus]
Jika tak bisa mati
Tetap duka yang akan kupilih
Jika hidup tersangkal mati
Rumah mana yang harus kutempati lagi?

[Verse 2]
Katanya waktu kan menyembuhkan
Dan tak ada yang sukar di luar batasan

[Pre-Chorus]
Ini terlalu cepat
Aku takkan pernah siap

[Chorus]
Jika tak bisa mati
Tetap duka yang akan kupilih
Jika hidup tersangkal mati
Rumah mana yang harus kutempati?
Jika tak bisa (Jika tak bisa)
Mungkin tak bisa
Kan kujalani dengan jiwa yang mati

[Bridge]
Bergegas kukembali (kukembali)
Pusara yang kau huni (kau huni)

[Chorus]
Jika tak bisa mati
Tetap duka yang akan kupilih
Jika hidup tersangkal mati
Rumah mana yang harus kupilih nanti?

Tinggalkan komentar

error: REWRITE/MODE ATM? TOLONG SERTAKAN SUMBER!!!
close