artiliriklagu.com – Nafas merupakan lagu kolaborasi antara Dipha Barus dan Hindia yang dirilis pada 24 April 2026. Lagu ini menjadi kolaborasi terbaru Dipha Barus setelah sebelumnya telah berkolaborasi dengan penyanyi lainnya seperti pada lagu Sambung dan Kualat.
Lirik lagu Nafas ditulis oleh Dipha Barus, Baskara Putra, dan Matter Mos, serta diproduseri oleh Dipha Barus di bawah label Pon Your Tone Records. Berikut arti, makna, dan lirik lagu Nafas dari Dipha Barus & Hindia.
Arti dan Makna Lagu Nafas
Lirik lagu Nafas dari Dipha Barus & Hindia menceritakan tentang perjuangan seseorang dalam melawan kecemasan, ketakutan, dan pikiran buruk yang ada di dalam kepalanya sendiri yang dapat membuatnya menjauh dari orang lain maupun dari tujuan hidupnya sendiri.
Ia berharap agar tidak dikalahkan oleh kekhawatiran masa depan atau penyesalan masa lalu, serta belajar menerima diri sendiri, berdamai dengan masa lalu, dan tetap berusaha menjadi pribadi yang lebih baik demi diri sendiri maupun keluarga.
Lirik Lagu Dipha Barus & Hindia – Nafas
[Verse]
Semoga aku tak dikalahkan oleh kepalaku
Takut atas hal-hal yang ku tak tahu
Semoga aku tak dikalahkan raga tubuhku
Sakit saat sadar aku tidak terbelenggu
Semoga aku tak dikalahkan oleh kepalaku
Menjauh tanpa dengar ceritamu
Semoga tak ku kasih ruang ‘tuk kebingunganku
Buang waktu mencari tujuanku
[Pre-Chorus]
Kuurai satu-satu
Semua takut dan cemasku
Menjadi pemilik tubuhku
Ia ‘kan takluk dan berikan jalan
[Chorus]
Mudah-mudahan
Aku berperan
Menyambung nafas doa keluargaku
Oh, mudah-mudahan
[Verse 2]
Semoga aku tak terlalu banyak bicara
Menghukum diri ‘tuk sesuatu yang sia-sia
Lupa terapkan saran yang sering kuberikan
Kepada orang lain ‘tuk keperluan batin (Oh)
Kadang hidup hanya perlu main-main (Main-main)
Masalah usai semalam, ya tidak mungkin
Tidak tentu sisa hariku diburu perkara
Jangan kuingat hal-hal yang buruk saja
[Pre-Chorus]
Kuurai satu-satu
Semua takut dan cemasku
Menjadi pemilik tubuhku
Ia ‘kan takluk dan berikan jalan
[Chorus]
Mudah-mudahan
Aku berperan
Menyambung nafas doa keluargaku
Oh, mudah-mudahan
[Bridge]
Mungkin ini semua turun-temurun
Mungkin cara ayah dan ibu besarkan aku
Untuk itu, kumaafkan diriku
Aku maafkan kamu, juga orang tuamu
Sebelum terlambat untuk ku tersadar
Bahwa ini semua siklus yang berputar
Kupunya pilihan untuk melanjutkan
Aku putuskan usai aku berperan
[Chorus]
Mudah-mudahan (Mudah-mudahan)
Aku berperan
Menyambung nafas doa keluargaku
Oh, mudah-mudahan (Mudah-mudahan)







