BerandaLirik Lagu IndonesiaLirik dan Makna Lagu Fana Merah Jambu dari Fourtwnty

Lirik dan Makna Lagu Fana Merah Jambu dari Fourtwnty

Tidak Ada Komentar

artiliriklagu.com – Fana Merah Jambu merupakan lagu dari band asal Jakarta, Fourtwnty, yang dirilis pada 17 Mei 2015. Lagu ini menjadi bagian dari album Lelaku bersama dengan karya Fourtwnty lainnya seperti lagu Argumentasi Dimensi dan Iritasi Ringan.

Fana Merah Jambu yang ditulis oleh Ari Lesmana sendiri ini telah didengarkan lebih dari 100 juta kali dan menjadi salah satu karya Fourtwnty paling populer. Berikut lirik dan arti lagu Fana Merah Jambu dari Fourtwnty.

Arti dan Makna Lagu Fana Merah Jambu

Lirik lagu Fana Merah Jambu dari Fourtwnty menggambarkan tentang kehangatan dan kedamaian yang tercipta dari momen yang dihabiskan penyanyi bersama seseorang yang istimewa.

Bercengkerama di depan teras rumah sembari menikmati hangatnya senja menjadi sebuah kebersamaan sederhana namun penuh dengan makna.

Kehadiran dan kebersamaan bersama orang tersayang mengantarkannya pada kenyamanan, meleburkan kekakuannya, dan meregangkan kembali saraf-sarafnya sempat buntu.

Lirik Lagu Fourtwnty – Fana Merah Jambu

[Verse]
Di depan teras rumah
Fana merah jambu, ku berdua
Momen-momen tak palsu
Air tuhan turun, aromamu

[Pre-Chorus]
Tersalurkan aliran syaraf buntu
Martin tua media pembuka

[Chorus]
Berdansa sore hariku
Sejiwa alam dan duniamu
Melebur sifat kakuku

[Verse 2]
Hal bodoh jadi lucu
Obrolan tak perlu kala itu

[Pre-Chorus]
Oh, tersalurkan aliran syaraf buntu
Martin tua media pembuka

[Chorus]
Berdansa sore hariku
Sejiwa alam dan duniamu
Melebur sifat kakuku
Rasanya tak cukup waktu
Terlalu cepat berlalu
Soreku nyaman denganmu

Menarilah, menarilah
Menarilah denganku
Genggam tangan cokelatku
Berputar-putar denganku
Menarilah denganku
Menarilah, menarilah

[Pre-Chorus]
Tersalurkan aliran syaraf buntu
Martin tua media pembuka
Tersalurkan aliran syaraf buntu
Martin tua media pembuka
Media pembuka

[Chorus]
Berdansa sore hariku
Sejiwa alam dan duniamu
Melebur sifat kakuku
Rasanya tak cukup waktu
Terlalu cepat berlalu
Soreku nyaman denganmu

Oh, menarilah, menarilah
Oh, menarilah denganku
Genggam tangan cokelatku
Berputar-putar denganku
Menarilah denganku
Menarilah

Tinggalkan komentar

error: REWRITE/MODE ATM? TOLONG SERTAKAN SUMBER!!!
close