artiliriklagu.com – The Winner Takes It All merupakan lagu dari grup musik asal Swedia, ABBA, yang dirilis pada 21 Juli 1980. Lagu ini menjadi bagian dari album Super Trouper bersama dengan karya ABBA lainnya seperti lagu Super Trouper dan Put On Your White Sombrero.
The Winner Takes It All ditulis oleh Benny Andersson dan Björn Ulvaeus di bawah label Polar Music. Lagu ini dibuat berdasarkan pengalaman pribadi Björn Ulvaeus yang terinspirasi dari perceraiannya dengan Agnetha Fältskog. Berikut lirik terjemahan dan arti lagu The Winner Takes It All dari ABBA.
Arti dan Makna Lagu The Winner Takes It All
Lirik lagu The Winner Takes It All dari ABBA menceritakan tentang kepedihan dan kepasrahan yang dialami seseorang di mana pada akhirnya ia harus menghadapi dan menerima kenyataan pahit bahwa pasangannya telah menemukan kebahagiaan pada orang lain.
Penyanyi kalah dalam permainan cinta meski telah memberikan segalanya, namun pada akhirnya ia menerima bahwa cinta adalah permainan yang tidak adil, akan selalu ada pemenang dan pecundang yang kemudian meninggalkan luka bagi yang tersisihkan.
Lirik Lagu ABBA – The Winner Takes It All dengan Terjemahan Indonesia
[Verse]
I don’t wanna talk about things we’ve gone through
Aku tak mau membahas masa-masa yang telah lalu
Though it’s hurting me now it’s history
Meski menyisakan luka, tapi itu cerita lama
I’ve played all my cards and that’s what you’ve done too
Telah aku usahakan sebisaku saat itu dan kau pun begitu
Nothing more to say, no more ace to play
Tapi tak ada lagi solusi dan jalan untuk dicoba
[Chorus]
The winner takes it all, the loser’s standing small
Yang menang dapatkan semua, yang kalah tetap tersisihkan
Beside the victory, that’s her destiny
Di samping kemenangan, itulah takdirnya
[Verse 2]
I was in your arms thinking I belonged there
Kupikir aku ditakdirkan bersanding denganmu
I figured it made sense, building me a fence
Kurasa wajar bila kubayangkan hal-hal indah
Building me a home, thinking I’d be strong there
Mengira aku akan kuat saat bersama denganmu
But I was a fool, playing by the rules
Tapi bodohnya aku karena terlalu percaya
[Chorus]
The gods may throw the dice, their minds as cold as ice
Nasib kita ditentukan oleh Tuhan yang di luar kendali kita
And someone way down here loses someone dear
Dan seseorang di sini kehilangan orang yang dicinta
The winner takes it all, the loser has to fall
Yang menang dapat segalanya, yang kalah harus berlapang dada
It’s simple and it’s plain, why should I complain?
Begitulah hidup, lalu kenapa aku harus mengeluh?
[Verse 3]
But tell me, does she kiss like I used to kiss you?
Tapi jujur padaku, apa ciumannya semesra aku?
Does it feel the same when she calls your name?
Apakah sama rasanya saat dia memanggil namamu?
Somewhere deep inside you must know I miss you
Jauh di lubuk hatimu, kau tahu aku merindukanmu
But what can I say? Rules must be obeyed
Tapi mau bagaimana lagi? Aturan harus ditaati
[Chorus]
The judges will decide, the likes of me abide
Juri yang memutuskan, kita hanya bisa pasrah
Spectators of the show, always staying low
Menyaksikan tanpa bisa berbuat apa-apa
The game is on again, a lover or a friend
Dihadapkan lagi menjadi kekasih atau teman
A big thing or a small, the winner takes it all
Apa pun yang terjadi, yang menang dapat semuanya
[Bridge]
I don’t wanna talk if it makes you feel sad
Aku tak ingin bicara jika membuatmu sedih
And I understand you’ve come to shake my hand
Aku paham kau datang hanya untuk menyapaku
I apologize if it makes you feel bad
Maaf jadi membuatmu tak enak hati
Seeing me so tense, no self-confidence
Melihatku yang gugup dan tak percaya diri
But you see the winner takes it all
Tapi kau tahu yang menang dapatkan semuanya
The winner takes it all
Yang menang dapatkan semuanya
[Outro]
So the winner takes it all
Yang menang dapatkan semuanya
And the loser has to fall
Yang kalah harus berlapang dada
Throw a dice, cold as ice
Nasib ditentukan, di luar kendali
Way down here, someone dear
Di bawah sini, orang yang dicinta
Takes it all, has to fall
Dapatkan semuanya, harus berlapang dada
It seems plain to me
Sudah biasa bagiku









