BerandaLirik Lagu IndonesiaLirik dan Makna Lagu Satu Bulan dari Bernadya

Lirik dan Makna Lagu Satu Bulan dari Bernadya

Tidak Ada Komentar

artiliriklagu.com – Satu Bulan merupakan lagu dari penyanyi asal Surabaya, Bernadya, yang dirilis pada 23 Juni 2023. Lagu ini menjadi bagian dari album Terlintas bersama dengan karya Bernadya lainnya seperti lagu Apa Mungkin dan Sinyal-Sinyal.

Lagu Satu Bulan menjelma menjadi lagu galau favorit banyak pendengar. Bergenre pop, lagu ini memikat hati dengan melodinya yang santai dan lirik sederhananya yang berhubungan dengan pengalaman banyak orang. Berikut lirik dan arti lagu Satu Bulan dari Bernadya.

Arti dan Makna Lagu Satu Bulan

Lirik lagu Satu Bulan dari Bernadya menceritakan tentang penyanyi yang baru saja putus cinta dan belum bisa menerima kenyataan yang ada, sementara mantan pasangannya terlihat baik-baik saja bahkan bisa tersenyum lepas.

Dengan situasi yang demikian, penyanyi bertanya-tanya tentang kesungguhan air mata mantannya dulu dan khawatir mantannya tersebut sudah menemukan penggantinya. Namun ia berharap agar mantannya tidak terburu-buru mencari orang baru, bahkan jika bisa jangan ada dulu sosok pengganti.

Lirik Lagu Bernadya – Satu Bulan

[Verse]
Belum ada satu bulan
Kuyakin masih ada sisa wangiku di bajumu
Namun kau tampak baik saja
Bahkan senyummu lebih lepas
Sedang aku di sini hampir gila

[Verse 2]
Kita tak temukan jalan
Sepakat akhiri setelah beribu debat panjang
Namun kau tampak baik saja
Bahkan senyummu lebih lepas
Sedang aku di sini belum terima

[Pre-Chorus]
Bohongkah tangismu sore itu di pelukku?
Nyatanya pergiku pun tak lagi mengganggumu
Apa sudah ada kabar lain yang kau tunggu?

[Chorus]
Sudah adakah yang gantikanku
Yang khawatirkanmu setiap waktu
Yang cerita tentang apapun sampai hal-hal tak perlu?
Kalau bisa jangan buru-buru
Kalau bisa jangan ada dulu

[Verse 3]
Baru lewat satu bulan
Kemarin ulang tahunku tak ada pesan darimu
Tak apa, mungkin kau lupa
Atau sudah ada hati yang harus kau jaga?

[Chorus]
Sudah adakah yang gantikanku
Yang kau antar jemput setiap Sabtu
Yang s’lalu ingatkan untuk pakai sabuk pengamanmu?
Kalau bisa jangan buru-buru

Sudah adakah yang gantikanku
Yang khawatirkanmu setiap waktu
Yang cerita tentang apapun sampai hal-hal tak perlu?
Kalau bisa jangan buru-buru
Kalau bisa jangan ada dulu

Tinggalkan komentar

error: REWRITE/MODE ATM? TOLONG SERTAKAN SUMBER!!!
close